Miris Guru Agama Islam SD dan MI di Singkawang

Disdik Singkawang melakukan tes mengaji dan tulisan Arab untuk guru Agama Islam tingkat SD dan Madrasah Ibtidaiyah se-Kota Singkawang, Kamis (9/10/2014). Hasilnya, dari 107 guru hanya 22 orang yang fasih dan membaca sesuai kaidah tajwid.
"Kemudian kategori lancar namun kurang fasih dan kurang menguasai kaidah tajwid ada 36 atau 33,64 persen. Kategori C yang kurang lancar 27 orang atau 25,23 persen. Terakhir yang parah sekali, seperti orang baru belajar mengaji ada 22 orang atau 20,56 persen," katanya kepada awak media, Jumat (10/9/2014).
Kadisdik M Nadjib mengatakan, tes dilaksanakan untuk menjawab adanya kabar mengenai guru agama Islam tidak lancar membaca Alquran. Hal tersebut tentu perlu dibuktikan agar tak sekadar menjadi gosip.
"Kita tak mau hanya sekadar menerima gosip. Kita lakukan tes dan ternyata sinyalemen orang itu memang ada benarnya juga," paparnya.
Dari data yang diperoleh ini menjadi dasar pihaknya untuk memberikan pelatihan dasar mengaji kepada para guru. Mereka yang lancar dilatih agar fasih, kemudian yang belum lancar dilatih agar menjadi lancar. Pihaknya juga akan melakukan tes kepada guru mata pelajaran lainnya sesuai kompetensi, agar bisa memetakan kondisi ril guru yang ada.


0 komentar:

Posting Komentar

 
© 2009 Sedekah Singkawang | Powered by Blogger | Built on the Blogger Template Valid X/HTML (Just Home Page) | Design: Choen | PageNav: Abu Farhan